Header Ads

Cawapres Sandiaga Uno Ternyata Berdarah Bugis


BantenPost.Com | Meskipun wakil presiden Indonesia, pilihan pada Pilpres 2019 , sudah tidak ada lagi Wapres keturunan Bugis, setelah masa jabatan Jusuf Kalla  Oktober 2019. Tapi tak banyak yang tahu, jika Calon Wapres yang mendampingi Prabowo Subianto, yakni Sandiaga Uno (Sengkang Wajo)  berdarah Bugis.

Penelusuran,  Sandiaga Uno yang masih sepupu dari Werner Katili, putra dari tokoh geologi Indonesia, dan mantan Rektor ITB, Prof Dr JA Katili, menguat bila ia (Sandiaga Uno.RED) berdarah Bugis.

Fakta ini sangat jelas dalam buku Biografi JA Katili, Harta Bumi Indonesia, disebutkan, Prof JA Katili, lahir di Gorontalo. Masa kecilnya bersama Henk Uno (ayah dari Sandiaga Uno), pria yang merupakan keponakan JA Katili, dan juga kemudian menjadi iparnya.

Dalam buku tersebut, jelas disebutkan, JA Katili lahir di Kampung Bugis dari ayah bernama Abdullah Umar Katili dan ibu Tjimbau Lamato.

Dari masyarakat kampung Bugis di Gorontalo, disebut Lasimpala (Tenrisumpala), Passompe (pelayar/perantau) asal  Bugis yang membuka per- Kampung Bugis di Gorontalo.

Sedang Lasimpala, diketahui  anak dari Arung Sengkang (Wajo)  -- We Amirah Binti Latemmassonge  dan La Patuppu Batu, Arung Tonra Bin La Tenri Tappu Arungpone ke-23.

Sejarah yang dihimpun, Lasimpala hijrah ke Wani Donggala Sulawesi Tengah, untuk menghindari Perang Saudara di Sengkang, Sulawesi Selatan.

Mereka berlayar  (merantau) meninggalkan tanah bugis bersama para pengikut setianya dengan 300 Kapal Tande. Tande, ada yang menyebut 300 kapal ini ditenggarai adalah rombongan, Saudagar ,  Lamaddukkelleng yang menyelamatkan Armada Laut Lamaddukkelleng ke Wani Donggala Utara) pada abad ke-18, sejarah ini pernah diceritakan  Prof .Zainul Abidinf (almarhum) kepada Join News Network (JNN) yang saat itu masih kepala Biro Pemberitaan Harian Fajar Bosowa, berkedudukan di Sengkang, Tahun 1987-an.

Bahkan, Prof .Zainul, juga mempersiapkan penelitiannya ke Francis yang juga disebut,  ada perantau asal Sengkang, di abad -abad itu yang diangkat Raja Francis, sehingga bahasa Francis dengan sebutan "Loka" atau pisang dalam bahasa Bugis. Selain, di Francis, Pontianak (ada Lampung Bugis) dan Tenggarong (Kutai Kartanegara) ada kerangka kapal asal Bugis Sengkang.

Kembali soal keturunan --Sandiaga Uno, saudara Lasimpala yang ikut dalam rombongan bernama La Tekko turun di Tojo Una-una, mempersunting  Putri Raja Tojo yang bernama La Paregge turun di Pulau Tugian juga kawin dengan Putri Raja Tugian lalu diangkat menjadi “Kafitang Of Tugian”. (jnn/007)



No comments

Pembaca dapat mengirimkan komentar terkait artikel atau berita yang ditayangkan. Isi komentar bukan merupakan pandangan, pendapat ataupun kebijakan kami dan sepenuhnya menjadi tanggung jawab pengirim.

Pembaca dapat melaporkan komentar jika dianggap tidak etis, kasar, berisi fitnah, atau berbau SARA. Kami akan menimbang setiap laporan yang masuk dan dapat memutuskan untuk tetap menayangkan atau menghapus komentar tersebut.