Header Ads

Dampak Pop Culture Terhadap Perilaku Konsumerisme Masyarakat Modern


Seiring dengan berkembangnya era globalisasi saat ini, negara-negara di dunia termasuk Indonesia. Globalisasi tersebut membuat berbagai perubahan-perubahan yang menyangkut hampir secara keseluruhan bidang kehidupan.

Perubahan tersebut memberikan dampak terhadap pola kehidupan di masyarakat, kebiasaan, adat, tradisi, yang lama sudah mulai ditinggalkan secara perlahan-lahan. Hal tersebut diiringi dengan tingkat kompleksitas masyarakat yang lebih tinggi, salah satunya adalah menyebabkan daya beli serta perilaku konsumtif masyarakat bertambah. Daya beli tersebut menyebabkan pusat perbelanjaan bersaing menjual produknya untuk mendapatkan keuntungan.

Berbagai cara dilakukan pusat perbelanjaan tersebut misalnya memberikan harga diskon pada produk atau item yang dijual. Hal ini semakin membuat masyarakat untuk terus berperilaku konsumtif dan memenuhi kepuasan pribadi.

Perilaku konsumtif ini akan terus ada dan mengakar dalam gaya hidup, sedangkan gaya hidup sendiri harus ditunjang oleh financial yang memadai. Pada akhirnya perilaku konsumtif bukan saja berdampak pada ekonomi namun juga pada kehidupan sosial.

Salah satu faktor pendorong terjadinya perilaku konsumerisme adalah adanya pop culture/budaya pop yang ada dan melekat pada masyarakat. Dibuat dan diciptakan untuk masyarakat berbentuk ide,konsep,selera,gaya hidup,dll. Yang kemudian menjadi sesuatu yang populer dan di gemari masyarakat modern yang di ubah kedalam bentuk produk yang menarik minat masyarakat modern untuk mengkonsumsi produk-produk tersebut secara terus menerus.Kebudayaan pop terutama adalah kebudayaan yang diproduksi secara komersial dan tidak ada alasan untuk berfikir bahwa tampaknya ia akan berubah di masa yang akan datang.

Budaya populer lebih sering disebut dengan budaya pop/pop culture adalah apapun yang terjadi di sekeliling kita setiap harinya. Apakah itu pakaian, film, musik, makanan, semuanya termasuk dalam bagian dari kebudayaan populer Definisi dari popular atau populer adalah diterima oleh banyak orang, disukai atau disetujui oleh masyarakat banyak. Dan akibat dari adanya pop culture inilah yang membuat masyarakat modern menjadi konsumtif dengan dalih kebutuhan gaya hidup dan mengikuti perkembangan zaman dan ingin mendapat popularitas.


Oleh : Wildan M Khawarizmi
Mahasiswa Pendidikan Sosiologi Universitas Sultan Ageng Tirtayasa, Angkatan 2015


No comments

Pembaca dapat mengirimkan komentar terkait artikel atau berita yang ditayangkan. Isi komentar bukan merupakan pandangan, pendapat ataupun kebijakan kami dan sepenuhnya menjadi tanggung jawab pengirim.

Pembaca dapat melaporkan komentar jika dianggap tidak etis, kasar, berisi fitnah, atau berbau SARA. Kami akan menimbang setiap laporan yang masuk dan dapat memutuskan untuk tetap menayangkan atau menghapus komentar tersebut.