Header Ads

Pesan Kiai Said Agil Siroj di Mukernas II Partai Bulan Bintang


BantenPost.Com | Ketua Umum Pengurus Besar Nahdlatul Ulama (PBNU) Said Aqil Siroj berharap Partai Bulan Bintang (PBB) dapat sukses masuk parlemen untuk menyuarakan keadilan dalam bingkai ajaran-ajaran Islam yang universal.

“PBB harus berhasil mencapai empat persen atau lebih (suara sah nasional), harus masuk parlemen, sebagai partai politik yang menyuarakan keadilan, kebenaran yang tidak bisa dilepas dari ajaran Islam yang universal,” Kata Said Aqil Siroj dengan penuh semangat dalam tausiyahnya di Mukernas II Partai Bulan Bintang di Jakarta, Jumat (4/5/2018) malam.

Said Aqil mengatakan, dirinya diundang hadir mengikuti pembukaan Musyawarah Kerja Nasional II PBB. Dalam kesempatan tersebut, pengurus PBB memberikan kesempatan bagi Said Aqil menyampaikan sambutan atau tausiyah.

Said Aqil berpesan jika PBB ingin mendapatkan banyak simpatisan maka PBB  harus banyak mendahulukan Akhlakul Karimah. Dia juga berpesan agar semua tokoh bangsa, partai politik hingga ormas selalu mengedepankan tiga agenda, pertama mengentaskan kemiskinan.

“Kita harus mengentaskan kemiskinan. Ada orang yang punya lima juta hektare tanah, tapi ada yang sejengkalpun tanah tidak punya. Ini sila kelima Pancasila masih jauh dari yang kita harapkan,” ujar Said Aqil.

Agenda kedua, yakni berbuat baik dan bermanfaat bagi orang banyak, serta ketiga selalu berupaya mengupayakan masyarakat menjadi soleh. “Agenda ketiga ini harus selalu diupayakan. Jangan yang soleh hanya individu-individu saja, tapi harus masyarakat yang soleh,” jelas dia.

Said Aqil mengatakan. percuma berpartai, berormas, berparlemen dan bernegara, jika tidak memiliki tiga agenda itu. (AK)

No comments

Pembaca dapat mengirimkan komentar terkait artikel atau berita yang ditayangkan. Isi komentar bukan merupakan pandangan, pendapat ataupun kebijakan kami dan sepenuhnya menjadi tanggung jawab pengirim.

Pembaca dapat melaporkan komentar jika dianggap tidak etis, kasar, berisi fitnah, atau berbau SARA. Kami akan menimbang setiap laporan yang masuk dan dapat memutuskan untuk tetap menayangkan atau menghapus komentar tersebut.