Header Ads

Aksi Bela Islam di Serang, Diakhiri Shalat Ashar Berjamaah


BantenPost.Com | Sebanyak 15 perwakilan Ormas Islam Banten yang terdiri dari para ulama menemui perwakilan kepolisian daerah (Polda) Banten guna menyampaikan protes atas puisi Sukmawati yang menista adzan dan cadar.

"Perwakilan aksi ada 15 ulama Banten melakukan negoisasi dengan Polda Banten untuk melaporkan ibu Sukmawati terkait kasus penistaan agama," Kata Mukhtar melalui pesan Whats App kepada Tarbawia pada Jum'at (6/4/18) petang.

Sebelumnya, Aksi Bela Islam 64 di Serang Banten pada Jum'at (6/4/18) itu sempat mendapatkan larangan dari aparat kepolisian. Namun bukannya surut, umat Islam justru berbondong-bondong dan bersemangat menghadiri aksi long march dari Masjid Agung ke Alun-alun Serang untuk menuntut keadilan hukum bagi Sukmawati yang menista syariat Islam.

"Awalnya aksi peserta akan long march dari Masjid Agung Serang menuju Polda Banten. Namun tidak diberi isin oleh Polda, hanya diberi izin long march dari Masjid Agung ke Alun-Alun Serang," kata peserta aksi,

Aksi yang diinisiasi oleh Forum Persaudaraan Ummat Islam Banten (FPUIB) dan melibatkan ratusan organisasi masyarakat Islam ini berjalan dengan tertib tanpa meninggalkan satu pun kerusakan di lokasi aksi.

Di akhir acara, sebagian peserta mendirikan shalat Ashar berjamaah di jalan yang digunakan untuk aksi.

Penanggung jawab aksi menyatakan, negosiasi perwakilan ulama dan perwakilan Polda Banten berjalan lancar. Laporan umat Islam diterima dan siap dikirim ke Mabes Polri. (Sumber: Tarbawia/Sinergy Media Group)


No comments

Pembaca dapat mengirimkan komentar terkait artikel atau berita yang ditayangkan. Isi komentar bukan merupakan pandangan, pendapat ataupun kebijakan kami dan sepenuhnya menjadi tanggung jawab pengirim.

Pembaca dapat melaporkan komentar jika dianggap tidak etis, kasar, berisi fitnah, atau berbau SARA. Kami akan menimbang setiap laporan yang masuk dan dapat memutuskan untuk tetap menayangkan atau menghapus komentar tersebut.