Header Ads

Satresnarkoba Polres Jakbar Ungkap Kasus Narkoba Periode Januari-Februari


BantenPost.Com | Polres Metro Jakarta Barat melalui Satresnarkoba Polres Metro  Jakarta Barat beserta Polsek jajaran mengungkap kasus penyalahguna narkoba sepanjang bulan Januari - Februari 2018. Hasil pengungkapan kasus tindak pidana penyalahguna  narkoba sebanyak 226 Crime Total dan 235 Crime Clereance dengan total tersangka 321 orang  diantaranya di bulan Januari sebanyak 162 tersangka dan 159 tersangka di bulan Februari

Kasat Narkoba Polres Metro Jakarta Barat AKBP Suhermanto memaparkan, pihaknya bersama polsek jajaran mengungkapkan selama periode 1-31 Januari 2018, menangani perkara narkotika dengan mengamankan 162 tersangka, sedangkan pada periode 1-28 Februari 2018 sebanyak 159 tersangka. Para pelaku bakal dijerat dengan pasal 114 ayat (2), pasal 112, pasal 132 Undang-undang RI No 35 Tahun 2009 tentang narkotika dengan ancaman kurungan penjara minimal 5 tahun dan maksimal seumur hidup

"Sepanjang bulan Januari-Februari, kami juga berhasil mengamankan barang bukti dengan total keseluruhan berupa daun ganja kering seberat 63 gram, sabu seberat 1.300.975 gram, 3,29 tembakau gorila, Pil Extasy sebanyak 2/244 butir, dan golongan IV sebanyak 8.308 butir," Papar AKBP Suhermanto

Dirinya menambahkan, perang besar terhadap narkoba menuntut seluruh elemen masyarakat untuk bergerak melawan kejahatan terorganisir yang bersifat lintas negara tersebut

"Masyarakat juga dituntut mengambil langkah sekecil apapun untuk membantu menyerang kejahatan narkoba yang secara perlahan menggerogoti bangsa Indonesia." Tambahnya

Suhermanto mengaku pihaknya akan terus melakukan pengungkapan kasus narkoba yang dinilai masih marak dalam seluk beluk dunia hitam peredaran narkoba di wilayah Jakarta Barat.

"Kami akan terus memberangus segala peredaran gelap narkoba dan tidak segan-segan untuk menindak tegas terukur jika mencoba melawan petugas serta menghilangkan stigma masyarakat dengan nama kampung narkoba di Jakarta Barat." Tutupnya (Ashari/JNN)

Curi Motor Diparkiran, Pemuda Pengangguran Diciduk Unit Reskrim Polsek Tambora

Seorang pemuda pengangguran tergiur ketika melihat sepeda motor yang diparkir di area toko  dengan  kunci motor masih tergantung yang ditinggalkan pemiliknya. Seketika itu juga dikira tidak diketahui orang lain, ia langsung membawa sepeda motor tersebut.

Namun  aksinya diketahui petugas keamanan setempat. Ia pun ditangkap Unit Reskrim Polsek Tambora Polres Metro Jakarta Barat lantaran membawa sepeda motor korban yang terpakrkir dengan kunci kontak masih menempel

Kapolsek Tambora Kompol Slamet mengungkapkan, saat itu  korban (Amirudin) memakirkan sepeda motornya, namun meninggalkan kunci kontak yang masih tergantung di sepeda motor korban dan korban langsung masuk kedalam toko.  Kemudian selang beberapa menit, ketika keluar toko,  korban melihat motornya sudah tidak ada lagi di parkiran.

"Mendapati sepeda motornya telah hilang, korban langsung melaporkan ke Mapolsek Tambora," Terang Kompol Slamet, Kamis (08/03/18)

Ia pun mengingatkan kepada pemilik kendaraan agar mengunci kendaraannya dalam kondisi terkunci stang dan jangan meninggalkan kunci motor dalam keadaan masih tergantung karena menyebabkan mengundang aksi pencurian

Sementara, Kanit Reskrim Polsek Tambora AKP Erick Sitepu Menjelaskan, berdasarkan laporan yang diterima pada selasa (04/06) lalu, ia bersama anggotanya langsung mendatangi Tempat Kejadian Perkara untuk menyelidiki motif pencurian sepeda motor yang dialami korban.

Berdasarkan hasil penyelidikan,   anggota  berhasil menangkap pelaku (HP)  berikut barang bukti sepeda motor merk Yamaha  di pinggir kali Jelangkeng  Pejagalan,  Pekojan Tambora

"Pelaku sudah kami amankan di Mapolsek Tambora untuk dimintai keterangannya. Kami masih telusuri motif pelaku apakah pelaku termasuk spesialis curanmor."Jelasnya.

Kini, pelaku HP alias AI bin SR (27) warga Tanah Tinggi, Kabupaten Tangerang ini mendekam di balik jeruji besi Mapolsek Tambora dengan ancaman Pasal 362 KUHPidana.

Kapolsek Tambora Kompol Slamet menegaskan, ia bersama jajaran akan terus menekan angka kriminalitas dan aksi premanisme sesuai perintah pimpinan Kapolres Metro Jakarta Barat Kombes Pol Hengki Haryadi SIK MH untuk memberantas segala bentuk kriminalitas dan aksi premanisme dan tidak segan-segan untuk menindak tegas terukur jika mencoba melawan petugas

"Kami (Polisi) akan menciptakan Jakarta Barat menjadi kota yang aman dan kondusif," tegasnya (Ashari/JNN)

No comments

Pembaca dapat mengirimkan komentar terkait artikel atau berita yang ditayangkan. Isi komentar bukan merupakan pandangan, pendapat ataupun kebijakan kami dan sepenuhnya menjadi tanggung jawab pengirim.

Pembaca dapat melaporkan komentar jika dianggap tidak etis, kasar, berisi fitnah, atau berbau SARA. Kami akan menimbang setiap laporan yang masuk dan dapat memutuskan untuk tetap menayangkan atau menghapus komentar tersebut.