Header Ads

Polsek Kronjo Ringkus Pelaku Penganiayaan Anak Dibawah Umur


BantenPost.Com | Polisi dari Unit Reskrim Polsek Kronjo, Polresta Tangerang, berhasil mengungkap kasus perkara tindak pidana Penganiayaan Terhadap Anak Dibawah Umur, sebagaimana dimaksud Pasal 80 UU RI No. 35 Tahun 2014 tentang perlindungan anak, pada Rabu (28/03), dengan korban Arjuna usia (9), maaf bukan nama sebenarnya. dan pelaku inisial HS alias AC (43) di TKP disebuah sungai (kali), Kp. Rawa waluh, RT 005/004, Ds. Gandaria, Kec. Mekar baru, Kab. Tangerang, Banten. Minggu (18/03/18).

Kapolresta Tangerang Kombes. Pol. Sohibul Alif, melalui Kapolsek Kronjo AKP. Uka Subekti, membenarkan kejadian tersebut dan menyampaikan, pihaknya berhasil meringkus terduga Pelaku inisia HS.

" Berhasil meringkus Terduga Pelaku inisial HS (42) beserta BB Visum Et repertum, dengan Dasar penangkapan, Laporan Polisi : LP / 08 / K / III / 2018 / Sek. Krj, tanggal 04 Maret 2018, dengan pelapor Sunedi bin Santani (20) alamat TKP," Ungkapnya.

Lebih lanjut, Nahkoda Polsek Kronjo yang terkenal ramah dan humanis oleh warganya tersebut, menambahkan, kejadian berawal ketika pelaku menuduh korban menjatuhkan anaknya ke sebuah persawahan, hingga membuat korban naik pitam.

"Kejadian berawal pada Rabu (28/02), petang hari, bekisar pukul 17.30 WIB, tepatnya di TKP, terjadi penganiayaan tersebut, yang awalnya Korban dituduh telah menjatuhkan anaknya di sawah, dan atas pengaduan dari anak pelaku, pelaku langsung mendatangi korban yang sedang bermain di kali (sungai) dengan teman-temannya, dan pelaku langsung menendang korban sebanyak 1 (satu) kali pada bagian punggung yang mengakibatkan korban terjatuh di kali," imbuhnya.


Masih kata Akp. Uka Subekti, Akibat kejadian korban mengalami sakit pada bagian tubuhnya.

"Dengan adanya kejadian tersebut korban mengalami rasa sakit dan nyeri pada bagian punggung, selanjutnya korban bersama kakak kandung dan orang tuanya melapor ke Polsek Kronjo,setelah mendapat laporan akhirnya pelaku dapat diamankan di Polsek Kronjo untuk proses hukum lebih lanjut," pungkasnya.

Sumber : By
Editor : Usman


No comments

Pembaca dapat mengirimkan komentar terkait artikel atau berita yang ditayangkan. Isi komentar bukan merupakan pandangan, pendapat ataupun kebijakan kami dan sepenuhnya menjadi tanggung jawab pengirim.

Pembaca dapat melaporkan komentar jika dianggap tidak etis, kasar, berisi fitnah, atau berbau SARA. Kami akan menimbang setiap laporan yang masuk dan dapat memutuskan untuk tetap menayangkan atau menghapus komentar tersebut.