Header Ads

LAKI Aceh Minta Kejaksaan Negeri Idi Periksa Sekda Aceh Timur


BantenPost.Com | Ormas Laskar Anti Korupsi Indonesia (LAKI) Aceh, meminta Sekretaris Daerah (Sekda) Aceh Timur Ichsan Ahyat Sebagai Koordinator kuasa pengguna anggaran setiap Satuan Kerja Perangkat Kabupaten (SKPK) supaya segera dapat di tuntaskan, karena itu, dinilai sekda harus tanggung jawab atas dugaan korupsi di beberapa Dinas  kabupaten Aceh Timur, senin. 19/3/2018.

Terkait indikasi kasus dugaan korupsi pada beberapa dinas saat ini masih dalam penanganan aparat hukum, oleh karena Karena itu, Ketua DPD LAKI Aceh, Muhksin minta pihak Kejaksaan Negeri Idi turut memeriksa Sekda Aceh Timur, supaya setiap kasus dugaan korupsi di Aceh Timur bisa terungkap secara tuntas.

Muksin, kepada Media ini, menyebutkan Sekda selaku Koordinator kuasa pengguna anggaran setiap Satuan Kerja Perangkat Kabupaten (SKPK), sesuai fungsi tugas dalam mengkoordinir semua anggaran yang di kelola SKPK. Yang bersangkutan (Sekda) memiliki peran penting dan strategis sesuai dengan PP no 58 THN 2005 tentang Pengelolaan Keuangan di Daerah bedasarkan Permendagri no 13 THN 2006 tentang Pedoman dalam pengelolaan Keuangan Daerah sekda juga harus di periksa.

"Tidak sekedar beberapa dinas terkait saja yang harus di periksa," ujar Muksin.

Menurutnya, dalam kasus dugaan korupsi yang melibatkan beberapa Dinas di Aceh Timur, tidak menutup kemungkinan tidak adanya keterlibatan Sekda baik secara langsung maupun tak langsung.

Untuk memastikan, maka pihak Ormas LAKI Aceh, berharap Kepada pihak aparat penegak hukum untuk ikut memeriksa Sekda Aceh Timur terkait beberapa dugaan korupsi Aceh Timur yang sedang berlangsung dalam proses penyelidikan pihak hukum.

Dia Juga Mengatakan, Sekretaris Daerah (Sekda) Aceh Timur itu, adalah pihak pertama seharusnya  ikut dalam  bertanggung jawab atas beberapa dinas terkait kasus korupsi di pemerintahan aceh timur itu, sesuai dengan fungsi jabatan sebagai koordinator kuasa pengguna anggaran, kata Ketua DPD LAKI, Prov. Aceh, Muksin.

Jurnalis : M. Alimin
Editor   : Usman

No comments

Pembaca dapat mengirimkan komentar terkait artikel atau berita yang ditayangkan. Isi komentar bukan merupakan pandangan, pendapat ataupun kebijakan kami dan sepenuhnya menjadi tanggung jawab pengirim.

Pembaca dapat melaporkan komentar jika dianggap tidak etis, kasar, berisi fitnah, atau berbau SARA. Kami akan menimbang setiap laporan yang masuk dan dapat memutuskan untuk tetap menayangkan atau menghapus komentar tersebut.