KARIKATUR BANTENPOST.COM
Asmen Distibusi PLN Cikokol Klarifikasi Kasus Kabel Sejengkal, Ada Apa ?
Lapsus - Selasa 03 Juli 2012 17:13

BANTENPOST - Beberapa kali media ini menurunkan berita kasus kabel PLN sejengkal alias kabel yang ditanam asal-asalan alias tidak sesuai instruksi perintah Dirut PLN. Kabel berserakan dan bertegangan tinggi belakangan semakin luas ditemukan, berawal dari jalan M Toha Karawaci Tangerang, lalu kemudian muncul dibebrapa kecamatan di Ciledug, Pinang, Modernland dan terakhir kabel berjenis SKTM 20 KV berserakan di Desa Tobat Kec. Balaraja. Masyarakat bertanya, benarkah ada permainan antara kontraktor dan pejabat PLN setempat, atas kasus maraknya kabel sejengkal tersebut ?

 

Belakangan kemudian muncul beberapa perusahaan kontraktor yang saling lempar masalah. Pengerjaan galian kabel di jalan Moh. Toha menurut PLN Cikokol ada kabel milik PLN Sepatan, dan menurut PLN Sepatan pun ada kabel sejengkal yang ditanam oleh konraktor asal dari Cikokol. Investigasi media ini, benar? adanya ada beberapa kabel di jalan M Toha yang ditanam asal-asalan dari kontraktor yang berbeda-beda. Salah satu pejabat PLN Sepatan membenarkan adanya proyek di sekitar M Toha dan itu berasal dari proyek kontraktor berasal dari Gambir."Benar pak ada memang galian kabel disekitar jalan M Toha, tapi itu dikerjakan oleh kontraktor yang bertangungjawab PLN Gambir, kita disini hanya kordinasi saja," tutur Dadang kepada Bantenpost.

 

Sedangkan kabel yang saat ini sedang bermasalah di Desa Tobat Balaraja Tangerang di kerjakan oleh PT. Mahiza Karya Mandiri (MKM) yang merupakan sub kerjaan dari PT.? Prima Persada Nusantara (PPN). Wawancara media ini dengan Muhidin Asmen Distribusi PLN Cikokol kemarin menyangkal bahwa dirinya pernah ikut meninjau bersama tim PT. MKM sesuai dengan bunyi surat PT. MKM ke PT. PPN bahwa pada tanggal 28 Juni 2012 mereka sudah cek ke lapangan bersama Muhidin. Kini Muhidin menyangkal lagi pernyataan yang dikeluarkan bahwa kemarin tidak merasa ikut meninjau, sebaliknya pejabat PLN Cikokol ini mengiyakan. "Saya mengklarifikasi ulang bahwa apa yang saya sampaikan kepada media melalui saluran telpon saya salah menjawab dan yang sebenarnya saya ikut memeriksa yang baru diperbaiki PT. MKM, terlepas jalur itu benar atau salah dan mengecek sebatas bidang kerja saya karena ada surat dari LSM," katanya.

 

Menyikapi pernyataan pejabat PLN yang terlihat plin plan tersebut, Basri seorang pemerhati pejabat public yang juga ketua LSM Garuk KKN menduga hal tersebut ada permainan dari kontraktor dan si pejabat. "Bila pernyataan tersebut ada rekamannya, maka pejabat seperti itu tidak pantas memiliki jabatan penting di PLN, PLN perusahaan milik Negara, pejabatnya haru komitmen dengan pernyataannya apalagi sama wartawan, jangan sembarang bicara, atau bisa jadi pernyataan tersebut sengaja diputar balikan karena ada pesanan dari kontraktor tertentu dalam rangka menutupi kasusnya. Kami berharap klarifikasi pejabat itu benar karena kekhilafan atau salah saja bukan disengaja," paparnya. (JGO/HAM)



\"Share
BANTENPOST.COM --- SEMUA WARTAWAN BANTENPOST DILENGKAPI KARTU PERS / SURAT TUGAS. BILA ADA WARTAWAN/KONTRIBUTOR MEMINTA SESUATU IMBALAN ATAU MENGAKU WARTAWAN BANTENPOST. SILAHKAN HUB REDAKSI ATAU KIRIM EMAIL KE : bantenpost@bantenpost.com.