Header Ads

Tim Kalongwewe Sita Ratusan Botol Miras di Tangerang


BantenPost.Com | sebanyak 162 botol/kaleng minuman keras (Miras) berbagai merk berhasil disita Tim Kalongwewe Bidang Penegakan Produk Hukum Daerah Satuan Polisi Pamong Praja (Gakumda Satpol PP) Kota Tangerang, Jumat pagi 09 Februari 2018.

“Berdasarkan surat perintah dari Kasatpol PP Nomor: 800/237-Garkumda/Satpol PP kami, Tim Kalongwewe Bidang Gakumda melaksanakan penindakan pelanggaran Perda nomor 7 tahun 2005 tentang pelarangan pengedaran dan penjualan minuman beralkohol,” kata Kepala Bidang (Kabid) Gakumda Satpol PP Kota Tangerang, Kaonang kepada awak media, hari ini.

Dalam penegakan Perda ini, Kabid Gakumda Satpol PP Kota Tangerang, Kaonang didampingi Kepala Seksi Penegakan, Tatang Sumantri SIP selaku Koordinator Tim Kalongwewe, PPNS dan sejumlah staf.

Menurut Kabid Gakumda Satpol PP Kota Tangerang, target penindakan yakni kios di Jl Benua Ini, Blok E 3 No 10 Kelurahan Pabuaran Tumpeng, Kecamatan Karawaci. Nama penyimpan dan penjual  miras Ong Herik Kusuma.

“Setelah dilakukan penindakan diketemukan barang bukti di tempat tersebut, didapati berbagai jenis Miras sebanyak 62 botol/kaleng. Penyitaan ratusan Miras ini kami lengkapi dengan berita acara,” jelas Kaonang.

Dikatakan Kaonang, giat penindakan ini berjalan aman terkendali. Tim Kalongwewe Bidang Gakumda akan  terus melakukan investigasi dan pengawasan titik-titik baru rawan penyimpanan, pengedaran dan penjualan Miras.

“Penyimpan dan penjual miras ini baru pertama kali di tindak. Pada waktu di sergap Tim Kalongwewe dengan pembeli 1 dus minuman keras lalu kita tanyakan di mana jualnya? Lalu pembeli tersebut menunjukkan rumah tersebut,” papar Kabid Gakumda Satpol PP, Kaonang SSos MM.

Guna penegakan Perda berjalan lebih efektif, kata Kaonang Tim Kalongwewe Bidang Gakunda segera melakukan koordinasikan dengan camat serta lurah setempat agar mendapat pembinaan serta pengawasan.(TS/Rls)


No comments

Pembaca dapat mengirimkan komentar terkait artikel atau berita yang ditayangkan. Isi komentar bukan merupakan pandangan, pendapat ataupun kebijakan kami dan sepenuhnya menjadi tanggung jawab pengirim.

Pembaca dapat melaporkan komentar jika dianggap tidak etis, kasar, berisi fitnah, atau berbau SARA. Kami akan menimbang setiap laporan yang masuk dan dapat memutuskan untuk tetap menayangkan atau menghapus komentar tersebut.