Header Ads

Tidak Makan Empat Hari, Lansia Ini Sakit dan Telantar


BantenPost.com | Sudah empat hari Semin (60) tidak makan dan telantar di Pemakaman Pondok Kelapa, Jakarta Timur. Pria lanjut usia itu dilaporkan warga sekitar karena sakit dan tidak berdaya ketika tertidur di pemakaman.

Warga melaporkan kondisi Semin kepada Petugas P3S Suku Dinas Sosial Jakarta Timur. Sebagai pertolongan pertama, petugas pun membawa lansia itu ke Puskesmas Pondok Kelapa.

"Menurut keterangan warga setempat, Pak Semin sudah 4 hari tidak makan dan minum. Selama ini tinggal di area makam karena nggak punya tempat tinggal," ungkap Muslih, Petugas P3S Suku Dinas Sosial Jakarta Timur pada Senin (15/1).

Ia melanjutkan, Semin biasanya mendapatkan uang dengan membersihkan pemakaman tersebut. Itu pun jika ada pihak keluarga yang meminta dirinya untuk membersihkan makam.

Namun belakangan pemakaman itu sepi pengunjung. Ini berpengaruh terhadap pendapatannya selama ini sehingga membuat pemasukannya berkurang.

Di samping itu, pemakaman tersebut juga bukan pemakaman besar seperti Karet Bivak atau Tanah kusir. Itu hanya pemakaman kecil yang berasal dari tanah wakaf warga.

"Pak Semin dulu mempunyai rumah tapi rumahnya dijual kemudian akhirnya dia sehari-hari di kawasan permakaman pondok kelapa ini tidur seadanya di situ," kata Muslih.

Selain itu, Semin ternyata memiliki 4 orang anak. Mereka sudah berkeluarga namun tinggalnya berjauhan. Petugas pun berusaha menghubungi pihak keluarga agar mendapatkan perhatian yang lebih baik.

"Waktu selesai diperiksa dan dirawat oleh dokter Puskesmas, bapak tersebut langsung dibawa keluarganya ke Tangerang. Katanya mau dirawat di sana saja," ujar Muslih. (M Huda / JNN)

No comments

Pembaca dapat mengirimkan komentar terkait artikel atau berita yang ditayangkan. Isi komentar bukan merupakan pandangan, pendapat ataupun kebijakan kami dan sepenuhnya menjadi tanggung jawab pengirim.

Pembaca dapat melaporkan komentar jika dianggap tidak etis, kasar, berisi fitnah, atau berbau SARA. Kami akan menimbang setiap laporan yang masuk dan dapat memutuskan untuk tetap menayangkan atau menghapus komentar tersebut.