Header Ads

Kapolda Banten Sematkan Kenaikan Pangkat 180 Personil


BantenPost.Com | Markas Kepolisian Daerah (Mapolda) Banten, menyematkan kenaikan pangkat satu tingkat terhadap 180 personilnya. Sedang 5 diantaranya naik dari Ajun Komisaris Besar Polisi (AKBP) menjadi Komisaris Besar (Kombes).

Untuk ke-5 perwira menengah (Pamen) dengan tiga melati tersebut, yakni Komandan Satuan Brimob Kombes Pol Reeza Herasbudi, Direktur Sabhara Kombes Pol Jondrial, Direktur Pamobvit Kombes Pol Daru Cahyono, Direktur Reskrimum Kombes Pol Ony Trimurti dan Kapolresta Tangerang Kombes Pol Sahibul Alif.

Dalam amanatnya setelah menyematkan kenaikan pangkat satu tingkat, Kapolda Banten Brigjen Pol Listyo Sigit Prabowo, mengatakan bahwa kenaikan pangkat bukanlah hal yang mudah diraih akan tetapi perlu perjuangan untuk meraihnya.

“Yang jelas, tidak semua personil Polri bisa melaksanakan kenaikan pangkat. Maka dari itu, kita sebagai personel Polri harus mempunyai kebanggaan atas pangkat yang sudah kita dapatkan saat ini,” tegas Kapolda dalam acara Korps Rapot kenaikan pangkat yang digelar di lapangan Mapolda Banten, Rabu (3/1).

Menurut Kapolda Banten dengan telah bertambahnya pangkat, maka makin berat pula beban tugas dan tanggungjawab yang harus dipikul. “Oleh karenanya, saya meminta harus menjaga soliditas agar dalam pelaksanaan tugas selalu diberikan kemudahan,” harap Kapolda.

Tak lupa, Jenderal bintang satu tersebut, mengucapkan terimakasih kepada seluruh personil atas pelaksanaan Ops Lilin Kalimaya yang secara umum wilayah Polda Banten berjalan aman dan lancar.

“Nah, pada tahun 2018 ini, mari kita buka lembaran baru untuk menjadi lebih baik lagi. Di tahun politik ini, kita akan melaksanakan pesta demokrasi di 4 titik Pilkada dan marilah kita sukseskan tahun politik ini,” pungkas Kapolda Banten. (Agus)


No comments

Pembaca dapat mengirimkan komentar terkait artikel atau berita yang ditayangkan. Isi komentar bukan merupakan pandangan, pendapat ataupun kebijakan kami dan sepenuhnya menjadi tanggung jawab pengirim.

Pembaca dapat melaporkan komentar jika dianggap tidak etis, kasar, berisi fitnah, atau berbau SARA. Kami akan menimbang setiap laporan yang masuk dan dapat memutuskan untuk tetap menayangkan atau menghapus komentar tersebut.