Header Ads

Presiden akan resmikan Kereta Bandara 2 Januari 2018 Mendatang


BantenPost.Com |
Tak lama lagi sarana transportasi Kereta Api (KA) Bandara Soekarno-Hatta bakal diresmikan Presiden Joko Widodo (Jokowi). Jika tak ada aral melintang, rencana itu akan mulai 2 Januari 2018 mendatang.

Kepastian tersebut diutarakan Menteri Perhubungan RI, Ir Budi Karya Sumadi, Selasa (19/2) kemarin di Jakarta. Menurutnya, jalur transportasi KA Bandara Soekarno-Hatta, dibangun oleh PT Railink. Diharapkan bisa sesuai target yang telah dicanangkan.

“Untuk pengoperasionalan KA Bandara, sudah siap diresmikan oleh Presiden Jokowi, tepatnya pada 2 Januari 2018 mendatang. Semua itu, kita serahkan kepada KAI,” tutur Menhub.

Dijelaskan oleh Budi Karya, bahwa dengan akan diresmikan Kereta Api Bandara di awal tahun nanti, maka pengoperasiannya terhitung mundur satu bulan dari jadwal awal. Sebelumnya, akan diresmikan 1 Desember. Tertunda karena ada beberapa hal yang harus dikoordinasikan.

“Seharusnya, pada tanggal 1 kemarin sudah bisa dioperasikan rutin. Sedang komersialnya nunggu diresmikan Bapak Presiden Jokowi. Sekarang, baru semacam simulasi terhadap beberapa rangkaian-rangkaian baik yang di Jakarta maupun di Soekarno Hatta dulu supaya matching,” tegas dia lagi.

Pada kesempatan berbeda, Menteri BUMN Rini Soemarno menegaskan untuk pengoperasian Kereta Api Bandara menunggu semacam perbaikan jalur baru yang dilewati oleh kereta supaya kecepatannya bisa optimal ketika dilewati.

PT Railink selaku operator telah menyiapkan 10 trainset kereta api Bandara Soekarno-Hatta dengan kapasitas 33.000 penumpang setiap harinya. Jadwal pengoperasian kereta akan tiba setiap 30 menit sekali, mulai dari pukul 3 dini hari sampai pukul 03.00 WIB. (Rls/Ummi)

No comments

Pembaca dapat mengirimkan komentar terkait artikel atau berita yang ditayangkan. Isi komentar bukan merupakan pandangan, pendapat ataupun kebijakan kami dan sepenuhnya menjadi tanggung jawab pengirim.

Pembaca dapat melaporkan komentar jika dianggap tidak etis, kasar, berisi fitnah, atau berbau SARA. Kami akan menimbang setiap laporan yang masuk dan dapat memutuskan untuk tetap menayangkan atau menghapus komentar tersebut.