Header Ads

Kobar Nilai Pekerjaan Saluran Air di Ceger Raya Dikerjakan Pemborong Asal Jadi


BantenPost.Com | Warga Kecamatan Pondok Aren yang terbagi dalam Tiga Kelurahan di Pondok Karya, Jurang Manggu Timur dan Barat, mengkritisi adanya proyek pembangunan saluran air atau drainase yang sekarang ini sedang dikerjakan di Jalan Ceger raya, sepanjang 2 KM.

Pantauan beritabuana.co, proyek bantuan Pemerintah Provinsi Banten itu dikerjakan asal jadi oleh pemborong, papan proyek juga tidak terpampang di areal proyek tersebut, Sehingga ada kesan pemerintah menghambur-hamburkan dana atau uang rakyat untuk membiayai pembangunan saluran air sepanjang 2 KM tersebut, yang dampaknya dirasakan langsung oleh masyarakat sekitar dan penguna jalan.

Proyek pembangunan saluran air yang dinilai kurang tepat sasaran dilakukan menggunakan alat berat jenis beko. Proyek itu dikerjakan tanpa banyak melibatkan warga sekitar. Sehingga banyak tenaga kerja warga sekitar yang menganggur. Padahal sebaiknya pekerjaan itu melibatkan masyarakat sekitar agar perekonomian di desa semakin tumbuh dan berkembang.

Alat berat itu menggali tanah yang lebarnya sekitar 1 meter dan kedalaman sekitar 1 meter sepanjang kurang lebih 2 KM untuk dipasang beton U-Block.

Badar dari komite bela rakyat (Kobar), Tangsel mengatakan proyek bantuan Provinsi Banten yang ada di Kelurahan Pondok Karya, dan Jurang Manggu Timur itu dinilai menghambur-hamburkan uang APBD.

Seharusnya dananya tepat guna, sekarang digunakan membangun saluran air di situ asal asalan, pembangunannya asal jadi, dan berantakan dimana mana, seperti didepan pertokoan, ruko bahkan pintu masuk perumahan yang ada di sepanjang Jalan Ceger raya, Ini contoh pembangunan yang tidak memperhatikan aspirasi masyarakat. ujarnya

Yang memprihatinkan lagi, selama proyek itu dikerjakan, galian tanah yang belum di pasang U-Block tidak ditutup, sehingga sangat membahayakan keselamatan pengendara. Terlebih saat malam hari, keadaany sekitar proyek itu gelap. Tidak ada lampu penerangan jalan. Sudah ada korban pengendara mobil pikap yang terperosok ke galian proyek pembangunan saluran air di Kelurahan Pondok Karya.


No comments

Pembaca dapat mengirimkan komentar terkait artikel atau berita yang ditayangkan. Isi komentar bukan merupakan pandangan, pendapat ataupun kebijakan kami dan sepenuhnya menjadi tanggung jawab pengirim.

Pembaca dapat melaporkan komentar jika dianggap tidak etis, kasar, berisi fitnah, atau berbau SARA. Kami akan menimbang setiap laporan yang masuk dan dapat memutuskan untuk tetap menayangkan atau menghapus komentar tersebut.