Latest News
Tuesday, December 5, 2017

Akui Salah, Staf Kelurahan Pondok Kacang Timur Akhirnya Minta Maaf


BantenPost.Com | Aksi dari gaya preman staf Kelurahan Pondok Kacang Timur, Tangerang Selatan yang menjadi viral di medsos dengan memiting leher, pengusiran dan ajak duel wartawan R telah usai dengan ketentuan syarat, pada Senin (4/12) malam.

Pertemuan antara oknum dengan korban (wartawan R dan A) berlangsung cukup lama.  Pihak kelurahan yang diwakili Kasie Pemerintahan Hasbullah dan di dampingi Babinsa serta petugas Polsek  Pondok Aren telah menemukan titik terang meski ada beberapa persyaratan yang dilontarkan saat mediasi kedua belah pihak.

Mediasi perdamaian antara oknum staf kelurahan Pondok Kacang Timur dengan korban (wartawan R dan A) yang didampingi Ketua Umum Akrindo Maripin Monthe, Sekjen AWDI Budi Wahyudin, dan Ketua Setnas FPII Opan, menjadi saksi selesainya pertikaian sengketa pers.

Dikatakan Hasbullah, semua hanya miss komunikasi dan tidak lepas dari khilaf. "Saya mewakili seluruh petinggi maupun staf kelurahan Pondok Kacang Timur dengan kerendahan hati meminta maaf kepada temen temen wartawan semuanya atas terjadi insiden ini," kata Hasbullah.

Sementara dari tim wartawan, yang diwakili Ketua Umum Akrindo Maripin Monte juga menyampaikan hal serupa untuk tetap bersinergy guna membangun kebersamaan pada masa depan yang lebih baik.

"Jangan ada lagi perselisihan, karena hanya akan merugikan kita semua," himbau Munthe.

Begitu juga yang dilontarkan Budi Wahyudin bahwa sejatinya pers adalah sebagai pencari informasi untuk diwartakan guna mencari kebenaran.

"Hal hal seperti ini harus disikapi dengan bijak dan tetap berpegang pada fungsinya masing masing," katanya.

Permintaan korban (wartawan R dan A) untuk didatangi oknum pelakunya di aminkan Hasbullah dan dengan permintaan maaf langsung kepada korban.

Sebagai produk etika, tidak ada pemberitaan yang keluar dari kode etik jurnalis. Hal itu diucapkan Opan sebagai alternatif komunikasi agar dipahami bersama. Ia juga mengatakan pentingnya keterbukaan dan humanis yang sehat antara pers dengan instansi maupun institusi.

Sebagai persyaratan diakhir, korban (wartawan R dan A) meminta agar pihak kelurahan lebih memahami fungsi jurnalis dan jangan bergaya sperti preman dengan arogansi, sehingga akan menimbulkan dampak yang luar biasa. (Tim R)



  • Comments
  • Facebook Comments

0 comments:

Post a Comment

Pembaca dapat mengirimkan komentar terkait artikel atau berita yang ditayangkan. Isi komentar bukan merupakan pandangan, pendapat ataupun kebijakan kami dan sepenuhnya menjadi tanggung jawab pengirim.

Pembaca dapat melaporkan komentar jika dianggap tidak etis, kasar, berisi fitnah, atau berbau SARA. Kami akan menimbang setiap laporan yang masuk dan dapat memutuskan untuk tetap menayangkan atau menghapus komentar tersebut.

Item Reviewed: Akui Salah, Staf Kelurahan Pondok Kacang Timur Akhirnya Minta Maaf Rating: 5 Reviewed By: Banten Post