Header Ads

Abuya Ingin Miras Musnah dari Banten


BantenPost.Com | Kyai kharismatik Kabupaten Pandeglang KH Abuya Muhtadi mendampingi Kapolda Banten Brigjen Pol Listyo Sigit Prabowo, menyaksikan pemusnahan sebanyak 12.945 botol minuman keras (miras) di Mapolda Banten, Jumat (22/12).

Sampai-sampai KH Abuya tak mau turun dari kendaraan stoom (selender), manakala puluhan ribu botol miras berbagai merk tersebut, digilas tanpa sisa. Barang haram tersebut merupakan hasil Operasi Pekat Kalimaya 2017 yang digelar selama 10 hari pada awal Oktober lalu.

“Berada di atas stoom ini, saya ingin memastikan seluruh minuman keras ini hancur, karena ini merupakan simbol ulama dan kepolisian sepakat memberantas habis miras,” tutur pemimpin Pondok Pesantren Cidahu, Kabupten Pandeglang.

Bahkan ulama kharismatik yang akrab disapa Abuya tersebut, beberapa kali melambaikan tangan tanda menolak saat beberapa pejabat utama Polda Banten menyiapkan kursi untuk turun dari kendaraan stoom.

Akibat tak mau turun, Kapolda Banten yang diduduk dibelakang KH Abuya Muhtadi terpaksa harus mengikuti tamunya hingga seluruh botol miras hancur.

Dikatakan KH Abuya langkah pemusnahan ini harus terus dilakukan agar masyarakat Banten terhindar dari perilaku maksiat dan perilaku kejahatan kriminal.

“Sehingga masyarakat Banten akan aman dan sejahtera. Untuk itu kami selalu mendukung upaya polda dalam melakukan pemusnahan dan penyitaan miras di wilayah Banten,” tutur dia.

Namun sebelum pemusnahan barang bukti miras dilakukan, penanggungjawab acara yakni Kasubdit 3 Ditreskrimum AKBP Sofwan Hermanto terlebih dahulu melaporkan kepada Kapolda Banten.Dalam acara tersebut turut disaksikan perwakilan Kejaksaan Tinggi Banten dan Pengadilan Negeri Serang.

Dalam kesempatan itu, Kapolda Banten Brigjen Pol Listyo Sigit Prabowo menegaskan pemusnahan tersebut merupakan upaya menjaga kondusifitas keamanan dan ketertiban masyarakat (Kamtibmas) menjelang perayaan Natal dan Tahun Baru 2018 di wilayah Banten.

“Yang jelas, ini merupakan keseriusan kita dalam mencegah tindakan kriminal di lingkungan masyarakat. Karena miras ini merupakan salah satu penyebab munculnya keributan, anarkis dan kejahatan lainnya. Ini yang harus diberikan perhatian pada masyarakat terkait bahaya mengkonsumsi miras,” ucapnya.

Kapolda Banten juga meminta pada masyarakat agar proaktif melaporkan pada pihak kepolisian terkait penyakit masyarakat seperti penyimpangan konsumsi miras dan penyalgunaan obat-obatan terlarang.

“Sebab, miras dapat mengancam mental generasi bangsa menjadi rusak. Karenanya, harus diantisipasi oleh kita semua,” paparnya.



No comments

Pembaca dapat mengirimkan komentar terkait artikel atau berita yang ditayangkan. Isi komentar bukan merupakan pandangan, pendapat ataupun kebijakan kami dan sepenuhnya menjadi tanggung jawab pengirim.

Pembaca dapat melaporkan komentar jika dianggap tidak etis, kasar, berisi fitnah, atau berbau SARA. Kami akan menimbang setiap laporan yang masuk dan dapat memutuskan untuk tetap menayangkan atau menghapus komentar tersebut.