Latest News
Monday, November 20, 2017

Jalan Berliku Si Kuda Hitam BUYA



Atas berkat rahmat Allah Yang Maha Kuasa dan dengan didorong oleh keinginan luhur, supaya berkehidupan kebangsaan yang bebas, maka kami para warga Kota Serang menyatakan sikap politik kami dalam konteks Pilkada dengan mendeklarasikan Bakal Pasangan Calon melalui jalur perseorangan. 

Kiranya Bakal Pasangan Calon ini dapat mengikuti kontestasi pemilihan Walikota dan Wakil Walikota Serang pada tahun 2018 yang akan datang.  Bakal Pasangan Calon tersebut mewakili asli putra daerah yang lahir dan besar dalam asuhan budaya Banten yang sangat kental.  Selain itu juga Bakal Pasangan Calon ini sebagai representasi dari kalangan kaum muda yang berprestasi dan tentunya memiliki rasa empati sosial yang tinggi.

Bakal Pasangan Calon ini menamakan diri dengan sebutan BUYA.  Penamaan BUYA bukanlah diambil dari penggalan nama Bakal Pasangan Calon, tetapi BUYA diambil dengan pertimbangan seorang pemimpin haruslah memiliki figur kebapakan yang harus mampu mengayomi seluruh anggota keluarganya. 

Dalam konteks kepemimpinan tingkat daerah Kota Serang, hal ini berarti BUYA akan menjadi figur kepemimpinan yang mampu mengayomi seluruh warga Kota Serang secara adil dan proporsional tanpa ada diskriminasi dalam bidang apapun. 
Selain itu juga BUYA merupakan singkatan dari Berani, Unggul, Yakin, Amanah.  Empat kata ini berfungsi sebagai inspirasi yang mendasari jiwa kepemimpinan yang akan diterapkan.

BUYA hadir pada hari ini dilatar belakangi oleh berbagai faktor.  Salah satunya adalah drama politik yang ditampilkan oleh para politikus yang bernaung diberbagai parpol tidaklah mencerminkan semangat dan jiwa demokrasi yang sejati, dan tentunya jauh dari tujuan kenapa negara ini dibangun.  Kondisi politik transaksional memiliki efek domino terhadap berbagai sendi kehidupan, seperti pembangunan kota tidak lagi berdasarkan untuk menjamin kesejahteraan warga Kota Serang secara menyeluruh. 
Dan pada gilirannya target berdasarkan Rencana Pembangunan Jangka Panjang Daerah (RPJPD) Kota Serang tidak tercapai sebagaimana mestinya.  Jika kondisi ini terus dibiarkan tanpa ada political will yang progresif tentunya akan menjadikan Kota Serang tetap tertinggal dari kota-kota besar lainnya di Indonesia.

Dengan latar belakang diataslah BUYA memberanikan diri untuk ikut dalam kancah Pilkada Kota Serang melalui jalur perseorangan.  Sikap politik ini ditempuh dengan harapan akan mampu menderaskan pembangunan Kota Serang tanpa terikat oleh politik transaksional. 

BUYA berorientasi akan secara intensif membuka ruang komunikasi dengan berbagai elemen masyarakat termasuk didalamnya legislatif demi keharmonisan antara aspirasi dengan aplikasi pembangunan Kota Serang.

Kehadiran BUYA rupanya tidak dapat menghindari dinamika politik yang berkembang.  Semenjak kehadirannya BUYA mengalami perubahan formasi Bakal Pasangan Calon yang diusung.  Perubahan tersebut bukanlah berarti adanya perpecahan dalam diri BUYA, tetapi sebaliknya sebagai cerminan sikap kedewasaan berpolitik.  Perubahan ini semata-mata agar cita-cita para pendukung BUYA tetap terjaga hingga berhasil lolos berbagai verifikasi KPU dan bisa mendaftarkan diri sebagai salah satu kontestan dalam Pilkada Kota Serang. 

Tidak hanya cukup sampai disitu cita-cita kehadiran BUYA, tetapi diharapkan BUYA akan memenangkan Pilkada Kota Serang sehingga mampu manjadikan Kota Serang sebagai perwujudan baldatun thayyibatun warabbun ghafur atau dalam bahasa lain dikenal dengan gemah ripah loh jinawi toto tentrem kerto raharjo.

Pada awalnya Tim BUYA memiliki kekhawatiran akan munculnya sentimen negatif  dari perubahan formasi BUYA.  Kekhawatiran itu rupanya hanya sekedar kekhawatiran belaka, karena bagaimanapun kekhawatiran tersebut tidak terjadi dilapangan, kalaupun muncul sentimen negatif hanyalah dalam skala kecil, dan itu wajar adanya. 

Terbukti dukungan terhadap Bakal Pasangan Calon BUYA tetap terus mengalir dan bertambah pada tiap harinya yang terlihat dari jumlah KTP dukungan yang semakin banyak.  Bahkan perubahan diatas menjadikan Tim BUYA semakin solid dilapangan.  Karena bagaimanapun Tim BUYA dan para pendukung tidak terjebak pada figur kandidat belaka, tetapi kepada visi, misi dan program yang diusung oleh BUYA.  Tegasnya betapa indahnya sikap kedewasaan berpolitik seperti ini.

Perlu diketahui, untuk meningkatkan popularitas dan elektabilitas BUYA telah dan terus melakukan langkah-langkah politik yang langsung bersentuhan dengan masyarakat.  BUYA telah melaksanakan program safari politik kepada seluruh lurah yang ada di Kota Serang. 

Langkah ini dilakukan sebagai bentuk penghormatan terhadap pemerintahan yang ada dan sekaligus menerapkan etika politik yang baik.  Safari politik tersebut perlu dilakukan karena Tim BUYA akan bersentuhan dengan para warga dalam rangka mencari dukungan KTP di tiap-tiap kelurahan.

Safari politik pun dilakukan BUYA kepada para tokoh masyarakat sebagai bentuk sikap penghormatan sekaligus untuk menyerap aspirasi langsung dari para tokoh tersebut sebagai representasi seluruh warga lingkungan setempat. 

Begitu juga BUYA melakukan safari politik ke berbagai kelompok masyarakat baik bersifat paguyuban maupun dalam bentuk-bentuk lainnya.  Hasil dari seluruh safari yang dilakukan menunjukkan respon positif  terhadap kehadiran BUYA.  Respon positif masyarakat tersebut diperkuat dari hasil survei yang dilakukan oleh Tim BUYA dalam beberapa kesempatan. 

Dari satu survei ke survei selanjutnya menunjukkan hasil peningkatan baik popularitas maupun elektabilitas BUYA.  Semoga secara grafis BUYA terus mengalami trend positif sampai memenangkan Pilkada Kota Serang. 

Peningkatan popularitas dan elektabilitas BUYA juga didukung dengan pemasangan Alat Peraga Kampanye (APK) dalam bentuk: baligo, poster, spanduk, brosur, dan stiker.  Selain itu Tim BUYA pun memfungsikan Tim Cyber guna mensosialisasikan BUYA.  Semua langkah ditempuh dan disesuaikan untuk masuk keseluruh segmen masyarakat.
 
Tim dan pendukung BUYA tetap berusaha menjaga integritas dan sikap dewasa dalam berpolitik ketika menghadapi berbagai fenomena yang ganjil.  Seperti terlihat ketika sesaat setelah pemasangan APK BUYA terjadi pembersihan oleh Satpol PP, walaupun sebelumnya pada jalur tersebut sejak jauh hari terdapat banyak APK dari kandidat lain. 

Padahal Tim BUYA dalam pemasangan APK berusaha seoptimal mungkin tidak keluar dari Peraturan KPU nomor 4 tahun 2017 tentang Kampanye Pemilihan Gubernur dan Wakil Gubernur, Bupati dan Wakil Bupati, dan/atau Walikota dan Wakil Walikota.

Selain itu juga didapati di lapangan oleh Tim BUYA adanya perilaku politik yang tidak beretika.  Pernah pada suatu hari Tim BUYA yang berada di Kecamatan Serang dan Taktakan mendapati adanya tim dari kandidat lain yang sedang berusaha menghilangkan APK BUYA dan selanjutnya diganti dengan APK kandidat lain.  Perilaku tidak beretika lainnya adalah merusak APK BUYA dengan cara merobek atau membakar bahkan mencabut APK BUYA yang telah dipasang.  Lebih tragis lagi, ada salah seorang Tim BUYA yang ada di Kecamatan Curug mendapatkan intimidasi dari pihak yang tidak bertanggungjawab agar keluar dari Tim BUYA. 

Adapun kepada KPU Kota Serang kami Tim BUYA mengapresiasi atas kerjasama yang telah dibangun.  Hanya saja pada kesempatan ini perlu kami sampaikan evaluasi dan harapan agar kedepan menjadi lebih baik.  Karena bagaimanapun kami mendapati inkonsistensi tentang informasi yang diberikan KPU Kota Serang kepada para bakal calon, terutama jalur perseorangan tentang pengerjaan Sistem Informasi Pencalonan (SILON). 

Berdasarkan notulensi yang ada pada Tim BUYA, pada pertemuan tanggal 11 Oktober 2017 KPU Kota Serang menyatakan pengerjaan SILON dilakukan oleh KPU.  Tetapi belakangan hari pada pertemuan berikutnya tertanggal 04 November 2017, KPU Kota Serang menyatakan pengerjaan SILON dilakukan oleh bakal calon.  Inkonsistensi informasi seperti ini berimbas secara langsung kepada rencana kerja Tim BUYA yang telah dirancang. 

Sehingga menambah beban kerja kami secara drastis.  Karena bagaimanapun pengerjaan SILON bukanlah sebuah pekerjaan yang ringan, itu membutuhkan tenaga, waktu, dan dana ekstra berlipat ganda.  Namun pada akhirnya, dengan soliditas dan jiwa membaja dari Tim BUYA semua imbas inkonsistensi informasi tersebut dapat diatasi secara bertahap.

Semua pujian maupun ujian seperti tergambar diatas menjadi bahan bakar mesin politik BUYA untuk melakukan akselerasi demi terealisasinya kemenangan Visi, Misi, dan Program BUYA. 

Kemenangan BUYA tidak lain dan tidak bukan merupakan kemenangan warga Kota Serang.  Oleh karenanya kami dari Tim dan pendukung BUYA mengharapkan do’a dan dukungan kepada seluruh warga Kota Serang agar cita-cita politik kita semua terlaksana. 
Untuk mengenal lebih jauh apa dan siapa itu BUYA silahkan kunjungi sekretariat dan website kami di Link. Bangkalok RT. 001/001 Kelurahan Pasuluhan Kecamatan Walantaka, website: www.buyakotaserang.com atau dapat melihat video kami di Youtube “BUYA Langkah Kecil Menuju Perubahan”.

SALAM PERUBAHAN
]
(Advertorial)

  • Comments
  • Facebook Comments

0 comments:

Post a Comment

Pembaca dapat mengirimkan komentar terkait artikel atau berita yang ditayangkan. Isi komentar bukan merupakan pandangan, pendapat ataupun kebijakan kami dan sepenuhnya menjadi tanggung jawab pengirim.

Pembaca dapat melaporkan komentar jika dianggap tidak etis, kasar, berisi fitnah, atau berbau SARA. Kami akan menimbang setiap laporan yang masuk dan dapat memutuskan untuk tetap menayangkan atau menghapus komentar tersebut.

Item Reviewed: Jalan Berliku Si Kuda Hitam BUYA Rating: 5 Reviewed By: Banten Post