Latest News
Sunday, November 19, 2017

ICMI Kritisi Perda Diniyah, Maksis: Sebagai Muslim Kita Malu


Bantenpost.com | Ketua Orda ICMI Kabupaten Tangerang, Maksis Sakhabi menyatakan sebagai Muslim seharusnya tidak keberatan dengan diwajibkannya siswa SMP Negeri memiliki Syahadah atau Tanda Lulus Diniyah Takmiliyah.

Maksis mengkritisi hal tersebut karena Perda Diniyah tak berjalan sebagaimana mestinya. Menurutnya, selain ini adalah tertuang dalam Peraturan Daerah (Perda) Kabupaten Tangerang No 12/2011 dimana kita sebagai warga negara harus berprinsip taat asas. Apa-apa yang tertuang dalam Perda Diniah tersebut maslahat untuk pendidikan pra dasar.

Sebagaimana diketahui, Perda tersebut mengamanatkan umat Muslim untuk wajib memiliki Syahadah Diniyah Takmiliyah guna masuk SMP Negeri, maka wajib untuk menjalankannya. Terlebih lagi tujuan diwajibkannya memiliki Syahadah itu, semata-mata pemerintah daerah ingin memastikan bahwa anak-anak kita telah menempuh pendidikan agamanya di Diniyah Takmiliyah.

“Sebagai Muslim tentunya tidak keberatan jika anak-anak kita diberikan jaminan oleh pemerintah daerah untuk belajar agama. Ini langkah positif jika Perda tersebut diterapkan secara menyeluruh," katanya.

Dia mmenambahkan, Diniyah Takmiliyah itu tangga atau fase awal anak-anak kita mendapat pendidikan, khususnya pendidikan agama, akhlak, ibadah dan sebagainya.

"Jika ada yang mengatakan tak perlu pakai ijazah yang penting anak-anak kita bisa membaca dan mengaji, lalu mengapa SD, SMP, SMA dan perguruan tinggi selalu diberikan ijazah sebagai tanda lulus secara formil? Kesimpulan saya tentang Syahadah yang diwajibkan dalam Perda Diniyah itu positif sekali tujuan dan keberadaannya. Sebagai muslim harusnya malu kalau kita menolaknya,” demikian Maksis. (R)

  • Comments
  • Facebook Comments

0 comments:

Post a Comment

Pembaca dapat mengirimkan komentar terkait artikel atau berita yang ditayangkan. Isi komentar bukan merupakan pandangan, pendapat ataupun kebijakan kami dan sepenuhnya menjadi tanggung jawab pengirim.

Pembaca dapat melaporkan komentar jika dianggap tidak etis, kasar, berisi fitnah, atau berbau SARA. Kami akan menimbang setiap laporan yang masuk dan dapat memutuskan untuk tetap menayangkan atau menghapus komentar tersebut.

Item Reviewed: ICMI Kritisi Perda Diniyah, Maksis: Sebagai Muslim Kita Malu Rating: 5 Reviewed By: Banten Post