Latest News
Senin, 09 Oktober 2017

Toke Pupuk "Goyang" Anak Dibawah Umur, Tokoh Masyarakat Rohul Laporkan ke Komnas Anak


BantenPost.Com |
Pelecehan Seksual kerap terjadi di masyarakat Miskin bahkan lebih cenderung ke Anak Kecil, Seperti yang terjadi di Desa Tanjung Baru, Kecamatan Tambusai Utara, Kabupaten Rokan Hulu (Rohul).

Terkait hal ini, tokoh Masyarakat Endar Sunaryo Nasution kecewa atas lambannya Penanganan Kasus Pencabulan terhadap Anak di bawah Umur, Senin (09/10/2017).

Ihwah kekecewaan Endar ini merujuk pada Surat Tanda Penerimaan Laporan (STPL) Nomor : STPL/59/VI/Riau/Res Rohul/Sek. Tambusai tertanggal 23 April 2017, Kemudian ditambah dengan Surat Pemberitahuan Perkembangan Hasil Penyidikan (SP2HP) Nomor : B/62.a/V/2017/Reskrim tertanggal 9 Mei 2017.

Menurut Informasi yang berhasil dihimpun awak media di lapangan, terduga Pelaku diketahui berinisial NW (22 tahun), Sedangkan korbannya berinisial NA Pulungan (15 tahun).

Kejadian ini berawal sekitar 10 April 2017 lalu di rumah Pelaku Dusun Tanjung Baru, Desa Tambusai Barat, Kecamatan Tambusai, Kabupaten Rohul. Korban NA Pulungan termasuk keluarga sangat sederhana di Dusun Tanjung Baru, Dia hanya tinggal bersama ibunya sejak kecil. Sedangkan rumahnya sangat memprihatinkan di Gubuk Reot. Karena kondisi ekonominya sangat terbatas, Sehingga harus menjadi pembantu rumah tangga  di sebuah rumah Toke Pupuk di Desa Tambusa Barat untuk memenuhi kebutuhan hidupnya dan orang tuanya.

Namun Naas bagi NA Pulungan, dirinya harus mengalami Perlakuan Kejahatan Seks dari saudara Toke Pupuk tersebut berinisial NW. Korban mengaku tiga kali dicabuli dengan ancaman akan di Bunuh jika menolak.

"Dia datang ke kamar dan mengajak melakukannya, Jika tidak mau dan berteriak dia ancam akan Membunuh saya, " jelas korban NN.

Mengetahui perilaku bejad tersebut, tokoh Masyarakat Endar Sunaryo Nasution mengaku kecewa.

Dia mengatakan, "kita kecewa dengan tindakan pihak Polres Rohul, Kami akan koordinasi dengan pihak Komnas Perlindungan Anak (PA) Arits Merdeka Sirait di Jakarta, Kata Endang Sunaryo Nasution,"

Menurut Endar, kasus ini sudah dilaporkan sejak 23 April 2017 lalu, Namun baru kini Terduga Pelaku bisa diamankan.

"Kita minta Polres Rohul supaya serius menangani Kejahatan terhadap Anak di Kabupaten Rohul," tegasnya.

Ketika hal ini dikonfirmasi ke Kapolsek Tambusai AKP Yulihasman membenarkan pihaknya telah mengamankan Pelaku dan melakukan pemeriksaan.

"Kami sudah melakukan pemeriksaan terhadap saksi - saksinya, namun kita belum ada menetapkan Status tersangkanya, " Ucap Kapolsek melalui telpon genggamnya. (Rls/Ahmad Hidayat Zalukhu)
  • Comments
  • Facebook Comments

0 komentar:

Posting Komentar

Pembaca dapat mengirimkan komentar terkait artikel atau berita yang ditayangkan. Isi komentar bukan merupakan pandangan, pendapat ataupun kebijakan kami dan sepenuhnya menjadi tanggung jawab pengirim.

Pembaca dapat melaporkan komentar jika dianggap tidak etis, kasar, berisi fitnah, atau berbau SARA. Kami akan menimbang setiap laporan yang masuk dan dapat memutuskan untuk tetap menayangkan atau menghapus komentar tersebut.

Item Reviewed: Toke Pupuk "Goyang" Anak Dibawah Umur, Tokoh Masyarakat Rohul Laporkan ke Komnas Anak Rating: 5 Reviewed By: Banten Post