Latest News
Tuesday, September 26, 2017

Kenakalan Remaja di Banten Makin Parah


BantenPost.Com |
Pada tanggal 7 September 2017, publik Tangsel dihebohkan kasus pengeroyokan yang dilakukan 14 pelajar terhadap seorang polisi Tangsel, Aiptu Sugiri. Saat itu, Sugiri sedang mengatur lalu lintas di kawasan Puspitek dan mendapati ada belasan pelajar yang menumpang truk. Karena dianggap membahayakan, truk pun disetop dan Aiptu Sugiri menegur para pelajar tersebut.

Namun, mereka tidak terima teguran tersebut hingga terjadilah adu mulut hingga berujung tindak kekerasan. Mereka memukul hingga membacok polisi tersebut. Menurut Kapolres Tangsel AKBP Fadli Widyanto dalam siaran pers-nya, para pelajar yang diduga melakukan tindak pidana ini dijerat pasal 170 KUHP tentang pengeroyokan. “Mereka memang sempat kabur, namun kami tangkap satu per satu,” jelasnya.

Berselang 10 hari kemudian, tepatnya pada Minggu dini hari 17 September, dua pelajar SMA di kawasan Ciputat melakukan aksi penjambretan di Sektor 3 Bintaro Pondok Aren. Korbannya adalah suami-istri warga Pamulang. Menurut Kasat Reskrim Polres Tangsel AKP Alexander Yurikho, di jalan, dua oknum pelajar ini membuntuti sepeda motor yang dikendarai kedua korban.

Kemudian, tas korban ditarik dari belakang hingga terjadi aksi kejar-kejaran. Selanjutnya, mereka melaporkannya ke Polsek Pondok Aren hingga akhirnya pelaku yang berinisial A (17) dan M (18) berhasil diamankan. Yang memprihatinkan, motif mereka melakukan penjambretan hanya karena ingin membeli rokok. Kini, keduanya dikenai pasal 365 KUHP tentang pencurian dengan kekerasan.

Sementara, kasus terakhir yang juga diduga melibatkan pelajar terjadi pada Senin, 18 September. Yakni, dugaan bullying yang dilakukan beberapa pelajar SMA terhadap murid SMP. Para pelajar SMA ini mengumpulkan siswa SMP lalu di sebuah lapangan dengan pakaian yang dibuka. Saat ini, kasus tersebut sedang ditangani oleh Dinas Pendidikan Kota Tangsel. Seperti diketahui, bullying adalah perilaku agresif disengaja yang menggunakan ketidakseimbangan kekuasaan atau kekuatan.

Terkait maraknya aksi kekerasan yang dilakukan pelajar ini, kemarin (19/9/2017) dilakukan patroli aparat Polsek Pondok Aren ke sejumlah sekolah. Menurut Kapolsek Pondok Aren Kompol Yudho Huntoro, di hadapan para siswa mereka mengingatkan agar pelajar tidak berbuat kriminal maupun melawan hukum.

Pihaknya mengakui, kasus kriminalitas yang melibatkan pelajar di Tangsel saat ini marak.

“Untuk itu, kami menekankan kepada para pelajar agar tidak melakukan aksi kriminalitas sehingga tidak bermasalah dengan hukum,” paparnya. (ptr/R)
  • Comments
  • Facebook Comments

0 comments:

Post a Comment

Pembaca dapat mengirimkan komentar terkait artikel atau berita yang ditayangkan. Isi komentar bukan merupakan pandangan, pendapat ataupun kebijakan kami dan sepenuhnya menjadi tanggung jawab pengirim.

Pembaca dapat melaporkan komentar jika dianggap tidak etis, kasar, berisi fitnah, atau berbau SARA. Kami akan menimbang setiap laporan yang masuk dan dapat memutuskan untuk tetap menayangkan atau menghapus komentar tersebut.

Item Reviewed: Kenakalan Remaja di Banten Makin Parah Rating: 5 Reviewed By: Banten Post